Kamu
percaya ga, ada yang namanya true love di dunia?
Seharusnya
kita hidup bahagia dengan true love, bukan?
Adakah
true love seperti di film-film di kehidupan nyata?
Sepertinya
ada.
Saia
percaya bahwa true love itu ada, meskipun dalam praktek di kehidupan saia belum
benar-benar melihatnya. Malah lebih banyak hal-hal yang sepertinya berusaha membuat
saia tidak percaya bahwa true love itu benar-benar ada. Salah satunya yaitu
cerita yang baru saia dengar akhir-akhir ini, akan saia ceritakan di bawah
nanti.
Namun
karena saia suka nonton drama, apalagi yang happy ending dimana pasangan yang
saling mencintai akhirnya bersatu setelah melewati beragam macam cobaan,
membuat saia percaya dan berharap suatu hari dapat menemukan true love seperti
itu.
Where
there is hope, there is faith. Where there is faith, miracle happens and show
its way.
Keep
believing that one day I will meet the right one, at the right place, at the
right time.
Baru
mendengar cerita, mengenai seorang suami yang ketika pacaran merupakan sosok
cowok yang baik dan penurut terhadap istri, memiliki pekerjaan yang jelas dan
mau berusaha. Dia melakukan apa saja yang diminta istrinya, betapa dia
mencintai istrinya. Saia mengenal mereka dari saat mereka pacaran hingga
sekarang sudah memiliki 1 anak. Saia mengenal sang istri cukup baik, hingga ke
sifatnya.. yang mana cukup keras kepala dan tipe yang tidak akan kalah dalam
perdebatan, apalagi jika berdebat dengan orang yang tidak bisa berdebat seperti
saia. Menang telak. Haha.
Ketika
mereka akan menikah, saia melihat betapa beruntungnya sang istri bisa
mendapatkan suami yang begitu mencintainya, begitu alim, menurut padanya,
meskipun tipe yang seperti ini bukan tipe saia. Karena saia ingin pria yang
berwibawa dan dapat memimpin dengan bijaksana serta menghargai pendapat dan
kemauan saia.
Saia
lebih menekankan pandangan kepada cinta mereka, karena pria itu tipe yang
diinginkan sang istri dan cocok secara sifat, dia dapat mengalah terhadap sang
istri yang lumayan cerewet. Haha.
Sang
istri ini saia kenal sebagai orang yang paling mencintai keluarga. Dia selalu
membela keluarganya, adik-adiknya, mamanya apalagi. Dia selalu lebih membela
keluarganya daripada sang suami.
Namun
saia dengar belakangan ini ada suatu masalah dimana sang suami tidak lagi
merupakan pria baik di sosok mata saia, dia bermain kasino dan kecanduan, tidak
bekerja dengan baik bahkan berhutang ke bank dengan mengkreditkan mobilnya dan
meminjam uang ke orang tua sang istri. Hingga suatu malam sang istri kesal
dibohongi sang suami dan tidak mengizinkannya pulang ke rumah.
Tentu
saja orang tua sang istri cemas dan ingin mengetahui apa yang sebenarnya
terjadi.
Singkat
cerita, ketika paginya sang suami kembali ke rumahnya, dia mengatakan sesuatu
kepada sang istri yang merubahnya menjadi sosok orang lain. Saia tidak tahu apa
yang dia katakan kepada sang istri. Orang tua sang istri meminta sang istri
kembali ke rumah orang tuanya karena sikap sang suami, namun sang istri melawan
orang tuanya dan minggat dari rumah ikut dengan suaminya tanpa menghubungi
orang tua dan adik-adiknya- hingga sekarang.
See?
Confused, right? Me too.
Saia
sampai bertanya beberapa kali apakah benar suami-istri ini orang yang
diceritakan, karena benar-benar tidak menyangka.
1.
Gimana
bisa pria berubah secara drastis, ketika pacaran dan setelah menikah.
2.
Kok
bisa sang istri yang begitu membela keluarganya malah melawan orang tuanya dan
minggat dari rumah.
3.
Apakah
cinta yang membuatnya ingin mempertahankan hubungannya dengan suami?
4.
Apakah
dia bahagia?
Well,
since I don’t really know the real situation, i am not going to judge them.
There
will always a reason behind the change of people.
I
am not going to interfere and judge who is right and who is wrong, and this is
none of my business.
Ini
salah satu, dari sekian banyak cerita yang membuat saia ragu untuk memulai
hubungan dengan lawan jenis, perasaan takut mereka akan berubah, perasaan takut
saia tidak mengenal mereka lebih dalam, mereka yang sebenarnya. Dan ini membuat
saia semakin selektif dalam memilih pasangan. Dan terkadang saia berpikir untuk
tidak menikah, karena sulitnya menemukan pria yang tepat di dunia ini.
Ya
saia tau bahwa pikiran saia seperti itu hanya untuk melindungi diri akan
ketakutan saia. Tentu saja sebenarnya saia ingin menikah, seperti dalam
film-film drama, menikah dan hidup bahagia, impian setiap gadis, bukan? :D
Semoga saia dapat bertemu dengan pria tepat itu ya. Amiiiinnnn o:)
Semoga saia dapat bertemu dengan pria tepat itu ya. Amiiiinnnn o:)
