Wednesday, September 18, 2013

TRUE LOVE



Kamu percaya ga, ada yang namanya true love di dunia?
Seharusnya kita hidup bahagia dengan true love, bukan?
Adakah true love seperti di film-film di kehidupan nyata?
Sepertinya ada.

Saia percaya bahwa true love itu ada, meskipun dalam praktek di kehidupan saia belum benar-benar melihatnya. Malah lebih banyak hal-hal yang sepertinya berusaha membuat saia tidak percaya bahwa true love itu benar-benar ada. Salah satunya yaitu cerita yang baru saia dengar akhir-akhir ini, akan saia ceritakan di bawah nanti.

Namun karena saia suka nonton drama, apalagi yang happy ending dimana pasangan yang saling mencintai akhirnya bersatu setelah melewati beragam macam cobaan, membuat saia percaya dan berharap suatu hari dapat menemukan true love seperti itu.

Where there is hope, there is faith. Where there is faith, miracle happens and show its way.
Keep believing that one day I will meet the right one, at the right place, at the right time.

Baru mendengar cerita, mengenai seorang suami yang ketika pacaran merupakan sosok cowok yang baik dan penurut terhadap istri, memiliki pekerjaan yang jelas dan mau berusaha. Dia melakukan apa saja yang diminta istrinya, betapa dia mencintai istrinya. Saia mengenal mereka dari saat mereka pacaran hingga sekarang sudah memiliki 1 anak. Saia mengenal sang istri cukup baik, hingga ke sifatnya.. yang mana cukup keras kepala dan tipe yang tidak akan kalah dalam perdebatan, apalagi jika berdebat dengan orang yang tidak bisa berdebat seperti saia. Menang telak. Haha.
Ketika mereka akan menikah, saia melihat betapa beruntungnya sang istri bisa mendapatkan suami yang begitu mencintainya, begitu alim, menurut padanya, meskipun tipe yang seperti ini bukan tipe saia. Karena saia ingin pria yang berwibawa dan dapat memimpin dengan bijaksana serta menghargai pendapat dan kemauan saia.
Saia lebih menekankan pandangan kepada cinta mereka, karena pria itu tipe yang diinginkan sang istri dan cocok secara sifat, dia dapat mengalah terhadap sang istri yang lumayan cerewet. Haha.
Sang istri ini saia kenal sebagai orang yang paling mencintai keluarga. Dia selalu membela keluarganya, adik-adiknya, mamanya apalagi. Dia selalu lebih membela keluarganya daripada sang suami.
Namun saia dengar belakangan ini ada suatu masalah dimana sang suami tidak lagi merupakan pria baik di sosok mata saia, dia bermain kasino dan kecanduan, tidak bekerja dengan baik bahkan berhutang ke bank dengan mengkreditkan mobilnya dan meminjam uang ke orang tua sang istri. Hingga suatu malam sang istri kesal dibohongi sang suami dan tidak mengizinkannya pulang ke rumah.
Tentu saja orang tua sang istri cemas dan ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Singkat cerita, ketika paginya sang suami kembali ke rumahnya, dia mengatakan sesuatu kepada sang istri yang merubahnya menjadi sosok orang lain. Saia tidak tahu apa yang dia katakan kepada sang istri. Orang tua sang istri meminta sang istri kembali ke rumah orang tuanya karena sikap sang suami, namun sang istri melawan orang tuanya dan minggat dari rumah ikut dengan suaminya tanpa menghubungi orang tua dan adik-adiknya- hingga sekarang.

See? Confused, right? Me too.
Saia sampai bertanya beberapa kali apakah benar suami-istri ini orang yang diceritakan, karena benar-benar tidak menyangka.
1.       Gimana bisa pria berubah secara drastis, ketika pacaran dan setelah menikah.
2.     Kok bisa sang istri yang begitu membela keluarganya malah melawan orang tuanya dan minggat dari rumah.
3.     Apakah cinta yang membuatnya ingin mempertahankan hubungannya dengan suami?
4.    Apakah dia bahagia?

Well, since I don’t really know the real situation, i am not going to judge them.
There will always a reason behind the change of people.
I am not going to interfere and judge who is right and who is wrong, and this is none of my business.

Ini salah satu, dari sekian banyak cerita yang membuat saia ragu untuk memulai hubungan dengan lawan jenis, perasaan takut mereka akan berubah, perasaan takut saia tidak mengenal mereka lebih dalam, mereka yang sebenarnya. Dan ini membuat saia semakin selektif dalam memilih pasangan. Dan terkadang saia berpikir untuk tidak menikah, karena sulitnya menemukan pria yang tepat di dunia ini.
Ya saia tau bahwa pikiran saia seperti itu hanya untuk melindungi diri akan ketakutan saia. Tentu saja sebenarnya saia ingin menikah, seperti dalam film-film drama, menikah dan hidup bahagia, impian setiap gadis, bukan? :D

Semoga saia dapat bertemu dengan pria tepat itu ya. Amiiiinnnn o:)

No comments:

Post a Comment